Diabetes (Gejala-gejala dan Faktor Pemicu)

Diabetes adalah penyakit yang terjadi sebagai akibat dari meningkatnya kadar gula darah di dalam tubuh. Penyakit diabetes itu sendiri dapat dipicu dari berbagai faktor, di antaranya faktor keturunan atau genetik, faktor pola hidup yang tidak sehat, faktor asupan makanan, dan sebagainya. Namun, umumnya penyakit ini paling banyak dipicu dari pola makan dan memakan makanan yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Salah satu di antaranya ialah makanan yang mengandung kalori tinggi. Makanan yang mengandung kalori tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh.

Diabetes yang terjadi di dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai gangguan terhadap fungsi dan kinerja organ tubuh lainnya, miisalnya pada mata. Apabila terjadi diabetes yang sudah lama diderita dan dibiarkan tanpa melakukan pengobatan maka dapat menyebabkan kebutaan atau penglihatan yang terganggu.



diabetes
Alat cek gula darah merek Nesco

Gejala Diabetes

Pada mulanya gejala yang timbul dari penyakit ini tidak begitu dirasakan oleh penderita penyakit diabetes. Gejala akan dirasakan oleh penderita apabila penyakit tersebut sudah tergolong kronis sehingga tak jarang dari para penderita yang baru mengetahui bahwa dirinya mengidap penyakit diabetes ketika penyakit tersebut sudah tergolong ke dalam penyakit kronis dan menimbulkan berbagai komplikasi.

Namun, kita perlu mewaspadai apabila ada gejala-gejala berikut yang mungkin dapat mengarah pada gejala penyakit diabetes. Gejala-gejala yang mungkin dapat timbul sebagai adanya atau pertanda dari penyakit ini ialah sering buang air kecil, sering merasa haus, sering merasa lapar, berat badan turun dengan cepat, merasa lemah dan gampang kelelahan, sering kesemutan di kaki dan tangan, penglihatan kabur, sering infeksi, keputihan, luka atau memar yang sukar sembuh (gangren), bisul, kulit kering atau gatal-gatal.//   Apabila terjadi gejala yang telah disebutkan diatas maka kita patut mencurigai sebagai tanda terjadinya penyakit ini. Untuk itu sebaiknya kita perlu melakukan deteksi dini dengan melakukan pemeriksaan kadar gula darah. Apabila kadar dari gula darah tergolong normal atau berada di bawah 200 mg/dl maka dapat dikatakan bahwa gejala tersebut tidak berkaitan dengan penyakit diabetes sedangkan apabila dari hasil pemeriksaan didapatkan bahwa kadar dari gula darah meningkat atau berada di atas 200 mg.dl maka kemungkinann gejala yang terjadi menunjukkan ke arah penyakit ini.

Gejala yang muncul sangat berhubungan sekali dengan adanya gangguan dalam tubuh sebagai akibat dari kadar gula darah yang meningkat. Peningkatan kadar gula darah dalam tubuh membuat proses metabolisme zat gula dalam tubuh tersebut berubah. Normalnya zat gula dalam tubuh diubah menjadi energi oleh bantuan dari hormon insulin. Namun, pada penyakit yang terjadi ini, zat gula dalam tubuh tidak dapat diubah menjadi energi dikarenakan hormon insulin yang terbentuk tidak mencukupi untuk melakukan proses metabolisme di dalam tubuh.

Akibatnya terjadi penumpukkan kadar gula yang berlebih dalam tubuh. Hal ini dapat dideteksi dengan melakukan pemeriksaan gula darah. Dari pemeriksaan kadar gula darah tersebut akan diketahui bahwa kadar gula darah yang dimiliki tergolong tinggi. Apabila telah diketahui bahwa kadar gula dalam darh tersebut tinggi maka dokter pun akan memberikan sejumlah terapi untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

Terapi yang mungkin diberikan oleh dokter, di antaranya mengonsumsi obat-obatan oral maupun obat suntikan. Pemberian jenis obat-obatan untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi ini bergantung kepada keparahan penyakit yang dialami. Apabila penyakit telah berlangsung lama dan kadar gula darah dalam tubuhnya tergolong sangat tinggi, biasanya dokter akan memberikan terapi berupa suntikkan. Pemilihan terapi suntik pada penyakit ini dikarenakan terapi suntik akan bekerja lebih cepat dalam menurunkan kadar gula darah dibandingkan dengan obat-obatan yang diminum.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: Gejaladiabetes.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :