Asuhan Keperawatan Diabetes Melitus (DM)

Asuhan keperawatan diabetes melitus yang diberikan didasarkan pada kondisi klien atau pasien. Apabila penyakit diabetes melitus yang diderita oleh pasien tersebut tergolong parah maka diperlukan waktu yang lama untuk penyembuhannya, dan asuhan keperawatan diabetes melitus yang dijalani akan semakin lama. Tujuan dari asuhan keperawatan diabetes melitus yang dilakukan ialah untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi, minimal nilainya mendekati nilai normal kadar gula darah. Nilai normal kadar gula darah bergantung pada jenis pemeriksaan yang dilakukan. Namun, pada umumnya nilai normal dari gula darah berada di bawah 200 mg/dl.



asuhan keperawatan diabetes melitus


Alat cek gula darah merek GlucoDr


Asuhan keperawatan diabetes melitus merupakan serangkaian tindakan yang diberikan pada pasien penderita penyakit diabetes melitus agar kadar gula darahnya dapat menurun. Asuhan keperawatan diabetes melitus ini diberikan berdasarkan kondisi pasien dan pertimbangan asuhan atau terapi yang diberikan oleh pertugas medis dan paramedis.

Asuhan Keperawatan Diabetes Melitus pada Luka Diabetes

Asuhan keperawatan diabetes melitus tidak hanya berfokus kepada penurunan kadar gula darah dalam tubuh penderita penyakit diabetes melitus. Asuhan keperawatan diabetes melitus juga berfokus kepada penanganan komplikasi yang ditimbulkan akibat adanya penyakit diabetes melitus. Salah satu komplikasi yang dapat timbul dari penyakit diabetes melitus ialah adanya luka diabetes.

Asuhan keperawatan luka diabetes melitus ini dapat dilakukan di rumah sakit maupun di rumah. Perawatan luka di rumah sakit tentunya akan mengeluarkan biaya yag tidak sedikit apabila hal ini sering dilakukan. Selain itu, untuk melakukan perawatan luka diabetes di rumah sakit selain dapat menyita waktu karena menunggu antrian untuk mendapatkan pelayanan, pasein juga akan dibuat sulit untuk mendapatkan pelayanan hanya untuk melakukan perawatan luka. Sebenarnya, asuhan keperawatan diabetes melitus pada luka diabetes sangatlah mudah untuk dilakukan sehingga asuhan keperawatan ini dapat dilakukan oleh siapa saja termasuk pasien penyakit diabetes melitus itu sendiri dalam merawat lukanya. Hal ini dapat membuat pasien dengan penyakit diabetes melitus dapat menjadi mandiri dalam melakukan proses perawatan luka diabetes.

Luka diabetes memang sangatlah sulit untuk disembuhkan karena pada penderita penyakit diabetes melitus mengalami kerusakan pada peredaran darah, persyarafan, dan infeksi yang membuat luka sulit untuk sembuh. Penderita penyakit diabetes dapat mengalami luka karena sensitivitas sarafnya berkurang. Hal ini sering terjadi pada bagian kaki sehingga apabila terdapat luka pada kaki sering kali penderita penyakit diabetes melitus ini tidak merasakan hal tersebut. Selain itu, pada pasien penderita penyakit diabetes melitus juga memiliki daya tahan tubuh yang rendah sehingga rentan sekali untuk mengalami infeksi. Apabila terdapat luka kemudian menjadi infeksi maka akan sangat sulit untuk menyembuhkannya.

Pada dasarnya perawatan luka diabetes hampir sama dengan perawatan luka lainnya. Perawatan luka dilakukan dengan tahap pembersihan luka, pencucian luka, pengeringan luka, dan pembalutan luka bila diperlukan. Pembersihan luka dapat dilakukan dengan menggunakan alkohol atau air DTT. Setelah itu, keluarkan nanah-nanah yang terdapat di sepanjang luka tersebut dengan cara dipijat secara perlahan. Walaupun hal ini kadang membuat pasien merasa sakit. Namun, hal ini perlu dilakukan untuk mempercepat penyembuhan luka. Setelah itu, cuci luka dengan cairan NaCl sampai bersih. Setelah bersih dapat diberikan obat yang di oleskan pada luka sesuai dengan resep dokter bila diperlukan, kemudian biarkan mengering dengan sendirinya. Apabila diperlukan, balut luka untuk menghindari kemungkinan adanya kontak antara luka dengan udara luar yang kotor.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: Perawatanlukadiabetes.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :