Diabetes Amputasi (Teknis Pencegahan)

Diabetes amputasi merupakan suatu keadaan  seseorang terkena penyakit diabetes dan diharuskan operasi untuk mengamputasi bagian dari tubuhnya. Diabetes dapat membuat orang yang mengalami melakukan amputasi. Biasanya amputasi yang dilakukan ialah pada bagian kaki. Diawali dengan adanya luka pada bagian kaki yang kemudian bila dibiarkan luka pada kaki tersebut akan berwarna merah kemudian menjadi cokelat dan kemudian menghitam. Luka yang menjadi hitam tersebut dinamakan dengan gangrene. Apabila sudah menjadi hal demikian, maka biasanya penderita penyakit diabetes tersebut diharuskan untuk menjalani amputasi.



diabetes amputasi
Alat cek gula darah merek Nesco


Diabetes amputasi menjadi satu kesatuan yang dapat terjadi pada pasien dengan penyakit diabetes melitus. Orang yang menderita penyakit diabetes melitus mempunyai risiko yang tinggi terhadap tindakan amputasi. Adanya gangrene pada penderita penyakit diabetes melitus membuat luka menjadi warna hitam dan berbau tidak sedap seperti luka membusuk. Bau busuk tersebut disebabkan karena adanya proses pembusukan oleh bakteri. Apabila tidak dilakukan tindakan amputasi maka luka akan menyebar ke seluruh tubuh.

Hindari Diabetes Amputasi

Amputasi menjadi suatu tindakan yang paling ditakutkan. Risiko amputasi dapat terjadi pada penderita penyakit diabetes melitus. Untuk itu, diabetes amputasi menjadi salah satu risiko yang paling sering terjadi pada penderita penyakit diabetes melitus. Namun, sebenarnya pada penderita penyakit diabetes melitus risiko amputasi dapat dihindari dengan cara mengkontrol kadar gula darah agar tidak meningkat.

Peningkatan kadar gula darah pada penderita penyakit diabetes melitus tergolong sangat tinggi. Kenaikan kadar gula darah dalam tubuh penderita penyakit diabetes melitus membuat kerusakan pelbagai organ dan saraf. Kerusakan seperti pada pembuluh darah dapat membuat indra peraba seperti kulit pada kaki merasakan kurang sensitif terhadap rangsangan. Bahkan yang lebih parah lagi dapat membuat kaki menjadi mati rasa.

Bila terdapat luka pada kaki, kadang tidak dirasakan oleh penderita penyakit ini. Dan pada akhirnya luka tersebut akan mengalami infeksi dan pembusukan sehingga, apabila telah membusuk maka dokter pun akan menyarankan untuk melakukan amputasi agar luka infeksi tidak menyebar ke seluruh tubuh.

Sebenarnya diabetes amputasi dapat dicegah dengan mengontrol kadar gula darah. Mengontrol kadar gula darah agar tidak terjadi diabetes amputasi dapat dilakukan dengan melakukan pola hidup sehat dan mengonsumsi obat-obatan yang dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi. Obat-obatan penurun kadar gula darah yang tinggi dapat dibuat dari bahan herbal maupun dari bahan kimia. Keduanya memiliki efek yang sama dalam menurunkan kadar gula darah yang tinggi pada penderita penyakit diabetes melitus.

Selain itu untuk mencegah terjadinya diabetes amputasi maka penderita penyakit diabetes melitus juga harus menjaga agar tidak terjadi luka yang berpotensi untuk menjadi infeksi atau gangrene sehingga diabetes amputasi pun dapat dihindari karena tidak ada luka yang timbul pada penderita penyakit diabetes melitus.

Pelbagai faktor yang dapat membuat penderita penyakit diabetes melitus mengalami gangren dan diabetes amputasi. Salah satu faktor yang berasal dari luar yang membuat diabetes amputasi ialah faktor ekonomi. Begitu terjadi gangrene seharusnya penderita penyakit diabetes melitus harus melakukan perawatan terhadap luka gangrene tersebut dan itu harus dilakukan secara terus menerus dan membutuhkan biaya yang besar. Ketiadaan ekonomi pun membuat kebanyakan penderita penyakit diabetes membiarkan luka yang terjadi menjadi membusuk sehingga pada akhirnya mau tidak mau penderita penyakit diabetes yang mengalami gangrene tersebut harus melakukan amputasi. Apabila tidak melakukan amputasi dikhawatirkan luka yang ada pada organ diabetes akan semakin parah dan membahayakan organ tubuh lainnya yang belum terkena gangrene.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: Health.detik.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :