Diabetes Basah dan Kering (Gejala-gejala)

Diabetes basah dan kering sering menjadi sebutan bagi penyakit diabetes melitus. Banyak orang mengatakan bahwa terdapat dua jenis diabetes, yaitu diabetes basah dan diabetes kering.Perbedaan diabetes tersebut dilihat dari berat badan atau ukuran badan si penderita, jika penderita diabetes mengalami penurunan berat badan yang drastis dan badannya menjadi kurus maka penderita tersebut mangalami diabetes kering sedangkan pada penderita diabetes basah biasanya si penderita memiliki badan yang gemuk dengan kata lain tidak mengalami penurunan berat badan yang drastis.Namun, hal tersebut tidak benar. Dalam istilah kedokteran tidak terdapat diabetes basah maupun diabetes kering, hal tersebut hanya dikemukakan oleh orang awam saja. Diabetes memiliki 2 tipe pada umumya, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Istilah diabetes basah dan kering sebenarnya terdapat pada diabetes tipe 2.



diabetes basah dan kering
Alat cek gula darah merek GlucoDr


Diabetes tipe 2, yaitu penyakit diabetes yang disebabkan karena ketidakmampuan pankreas untuk menghasilkan hormon insulin yang cukup sehingga penyaluran glukosa ke setiap sel-sel tubuh menjadi tidak optimal dan menyebabkan terdapatnya timbunan glukosa yang menyebabkan tingginya kadar gula darah dalam tubuh.

Istilah diabetes kering sebenarnya merupakan tahap awal pada diabetes tipe 2, yaitu pada saat seorang penderita diabetes belum mengalami luka dan diabetes basah yaitu tahap lanjutan dari diabetes tipe 2 yang mengalami gejala paling parah karena pada diabetes tahap lanjutan ini kadar gula darah dalam tubuh sangat tinggi dari batas normal kadar gula darah.

Kadar gula darah yang normal adalah 150 mg/dl sedangakan pada penderita diabetes basah dan kering kadar gula darah yang dimilikinya lebih dari 150 mg/dl. Pada tahap ini terdapat luka, dan luka tersebut susah untuk disembuhkan karena tingginya kadar gula darah dalam tubuh  sehingga menyebabkan infeksi dan terdapat bakteri yang dapat menyebabkan pembusukan pada bagian tubuh tersebut yang pada akhirnya harus diamputasi.

Gejala Pada Diabetes Basah dan Kering

Terdapat beberapa gejala yang biasanya dialami oleh penderita diabetes basah dan kering seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi, lebih sensitif terhadap pelbagai hal, sering buang air kecil, peningkatan rasa lapar dan dehidrasi, mulut kering dan bau nafas, penglihatan tidak jelas, sering merasa pegal-pegal dan keletihan, sering merasa gatal-gatal, dan sering terkena sakit kepala. Hal diatas merupakan gejala yang biasa dialami oleh penderita diabetes. Namun, terdapat gejala yang hanya dimiliki oleh penderita diabetes basah yaitu adanya infeksi luka.

Di Indonesia sendiri diabetes tipe 2 merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian dan memiliki presentase yang tinggi. Penyakit tersebut biasanya diderita oleh orang yang memiliki keluarga pernah terjangkit penyakit diabetes atau dengan kata lain faktor genetik memengaruhi seseorang untuk terjangkit penyakit diabetes basah dan kering. Selain itu, risiko terkena diabetes basah dan kering juga harus diwaspadai oleh orang yang memiliki berat badan berlebih atau biasa dibilang obesitas. Maka dari itu penting untuk selalu melakukan tindakan pencegahan seperti menjaga berat badan untuk tetap ideal dan jika sudah memiliki berat badan berlebih sangat dianjurkan untuk melakukan diet rendah lemak dan mengurangi jumlah berat badan yang dimiliki.

Diabetes tipe 2 ini biasanya diderita oleh seseorang yang berumur 30 tahun keatas terutama pada lansia, berarti bagi para orang dewasa sangat berisiko terkena penyakit ini maka dari itu perlu beberapa tindakan untuk menjaga agar tubuh tidak terkena penyakit tersebut yaitu dengan mengatur pola makan, selalu melakukan cek gula darah secara rutin, dan selalu melakukan pengontrolan kadar gula darah.


Oleh: Bidan Sulis
Editor: Adrie Noor
Sumber: Necturajuice.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :