Diabetes Cara Mengobati Secara Benar

Diabetes cara mengobati dapat dilakukan salah satunya dengan terapi insulin. Terapi insulin merupakan satu keharusan bagi penderita DM Tipe 1. Pada DM Tipe I, sel-sel β Langerhans pada kelenjar pankreas penderita rusak sehingga tidak lagi dapat memproduksi insulin. Sebagai penggantinya, maka penderita DM Tipe I harus mendapat insulin eksogen untuk membantu agar metabolisme karbohidrat di dalam tubuhnya dapat berjalan normal. Walaupun sebagian besar penderita DM Tipe 2 tidak memerlukan terapi insulin, namun hampir 30% ternyata memerlukan terapi insulin disamping terapi hipoglikemik oral.


diabetes cara mengobati
Alat cek gula darah merek GlucoDr

Obat Hipoglikemik Oral Diabetes Cara Mengobati yang Tepat

Obat hipoglikemik oral diabetes cara mengobati yang tepat untuk penyakit diabetes melitus. Apabila dilihat dari mekanisme kerja obat tersebut dapat digolongkan menjadi 3 golongan yaitu obat yang dapat meningkatkan sekresi dari insulin, obat sensitiser insulin, dan obat katabolisme karbohidrat. Ketiga golongan obat tersebut menjadi obat diabetes cara mengobati yang tepat dilakukan. Pada golongan pertama, yaitu obat yang dapat meningkatkan sekresi dari insulin contohnya ialah obat golongan sulfonilurea dan obat golongan glinida. Pada golongan kedua obat sensitiser insulin contohnya ialah tiazolidindion, dan biaguanida. Pada golongan ketiga, yaitu obat inhibitor katabolisme karbohidrat contohnya inhibitor alfa glukosidase.

Diabetes cara mengobati dengan obat golongan Sulfonilurea merupakan bagian dari obat hipoglikemik oral yang ditemukan terlebih dahulu. Pada beberapa tahun yang lalu obat hipoglikemik oral yang dipakai ialah golongan sulfonilurea. Obat ini digunakan pada penderita penyakit diabetes dengan usia dewasa yang memiliki berat badab normal dan dibawah normal serta tidak memiliki riwayat ketoasidosis.//   Senyawa-senyawa sulfonilurea sebaiknya tidak diberikan pada penderita gangguan hati, ginjal dan tiroid. Obat-obat kelompok ini bekerja merangsang sekresi insulin di kelenjar pankreas, oleh sebab itu hanya efektif apabila sel-sel β Langerhans pankreas masih dapat berproduksi. Penurunan kadar glukosa darah yang terjadi setelah pemberian senyawa-senyawa sulfonilurea disebabkan oleh perangsangan sekresi insulin oleh kelenjar pancreas. Sifat perangsangan ini berbeda dengan perangsangan oleh glukosa, karena ternyata pada saat glukosa (kondisi hiperglikemia) gagal merangsang sekresi insulin, senyawa-senyawa obat ini masih mampu meningkatkan sekresi insulin. Oleh sebab itu, obat-obat golongan sulfonilurea sangat bermanfaat untuk penderita diabetes yang kelenjar pankreasnya masih mampu memproduksi insulin, tetapi karena sesuatu hal terhambat sekresinya.

Diabetes cara mengobati dengan obat ini tidak akan efektif bila digunakan pada penderita penyakit diabetes melitus tipe 1. Pada penderita penyakit diabetes tipe 1, sel-sel beta pankreas yang menghasilkan insulin rusak sehingga apabila mengonsumsi obat ini tidak akan mempan untuk memproduksi insulin. Pada penderi ini, pengobatan yang tepat ialah dengan memberikan penyuntikkan hormon insulin.

Diabetes cara mengobati dengan obat golongan glinida. Obat-obat hipoglikemik oral golongan glinida ini merupakan obat hipoglikemik generasi baru yang cara kerjanya mirip dengan golongan sulfonilurea. Kedua golongan senyawa hipoglikemik oral ini bekerja meningkatkan sintesis dan sekresi insulin oleh kelenjar pankreas. Umumnya, senyawa obat hipoglikemik golongan meglitinida dan turunan fenilalanin ini dipakai dalam bentuk kombinasi dengan obat-obat antidiabetik oral lainnya.

Diabetes cara mengobati dengan obat golongan tiazolidindion. Senyawa golongan tiazolidindion bekerja meningkatkan kepekaan tubuh terhadap insulin dengan jalan berikatan dengan PPARγ (peroxisome proliferator activated receptor-gamma) di otot, jaringan lemak, dan hati untuk menurunkan resistensi insulin. Senyawa-senyawa TZD juga menurunkan kecepatan glikoneogenesis.


Oleh: Bidan Sulis
Editor: Adrie Noor
Sumber: Pbpapdi.org



Terima kasih untuk Like/comment FB :