Diabetes Dapat Disembuhkan Benarkah?

Diabetes dapat disembuhkan dan ada juga yang tidak. Definisi “sembuh” bermakna kadar gula darah tetap normal sehingga tidak berlanjut menyebabkan komplikasi. Diabetes tipe 1 pada umumnya tidak dapat disembuhkan. Diabetes tipe 1 biasanya terjadi pada saat anak-anak dan disebabkan oleh tidak diproduksinya insulin karena sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang menghasilkan insulin. Penderita diabetes tipe 1 harus menyuntikkan insulin secara rutin agar bertahan hidup. Sebaliknya, diabetes tipe 2 bisa disembuhkan asalkan belum terlanjur parah. Diabetes dapat disembuhkan dengan cara yang lebih dikenal sebagai pembalikan (reversing), yaitu membalikkan perkembangan penyakit ke posisi sebelum diabetes.



diabetes dapat disembuhkan
Alat cek gula darah merek GlucoDr


Diabetes melitus Tipe 2 merupakan keadaan pankreas dapat menghasilkan cukup jumlah insulin untuk metabolisme glukosa (gula), tetapi tubuh tidak mampu untuk memanfaatkan secara efisien. Seiring waktu, penurunan produksi insulin dan kadar glukosa darah meningkat. Dalam patofisiologi diabetes melitus tipe 2, dimulai dengan gangguan fase earlypeak yang menyebabkan hiperglikemi dan selanjutnya gangguan fase sekresi insulin dimulai 20 menit setelah stimulasi glukosa untuk menghasilkan insulin lebih banyak, tetapi sudah tidak mampu meningkatkan sekresi insulin sebagaimana pada orang normal di mana tidak terjadi hiperinsulinemi akan tetapi yang terjadi adalah gangguan sel beta. NIDDM ditandai dengan adanya kelainan dalam sekresi insulin maupun dalam kerja insulin.

Gambaran klinik terjadinya DM tipe 2 ini yaitu melalui keluhan klasik seperti penurunan berat badan, banyak kencing, banyak minum, banyak makan. Adapun keluhan lain yang terjadi yaitu gangguan saraf tepi/kesemutan, gatal/bisul, gangguan ereksi dan keputihan. Dalam menegakkan diagosis DM dapat dilakukan berdasarkan cara pelaksanaan TTGO menurut WHO 1985.

Faktor risiko DM tipe 2 adalah seperti genetik, usia, stres, minim gerak, pola makan yang salah, dan obesitas. Pencegahannya dilakukan pada tiga level, yaitu primer berupa penyuluhan pada faktor risiko; sekunder berupa diagnosis dini (skrining), pengobatan, dan diet; tersier berupa tindakan rehabilitatif untuk mencapai kualitas hidup yang optimal. Adapun strategi penanggulangan DM yaitu primordial prevention, health promotion, spesific protection, early diagnosis dan prompt treatmen, disability limitation serta rehabilitation. Tindakan penanggulangan ialah pengendalian DM yang lebih diprioritaskan pada pencegahan dini melalui upaya pencegahan faktor risiko DM seperti upaya promotif dan preventif dengan tidak mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif.

Edukasi Diabetes Tipe II umumnya terjadi pada saat pola gaya hidup dan perilaku telah terbentuk dengan kokoh. Keberhasilan pengelolaan diabetes mandiri membutuhkan partisipasi aktif pasien, keluarga, dan masyarakat. Tim kesehatan harus mendampingi pasien dalam menuju perubahan perilaku. Untuk mencapai keberhasilan perubahan perilaku, dibutuhkan edukasi yang komprehensif, pengembangan keterampilan dan motivasi. Edukasi tersebut meliputi pemahaman tentang:
  • Penyakit DM;
  • Makna dan perlunya pengendalian dan pemantauan DM;
  • Penyulit DM;
  • Intervensi farmakologis dan non farmakologis;
  • Hipoglikemia;
  • Masalah khusus yang dihadapi;
  • Perawatan kaki pada diabetes;
  • Cara pengembangan sistem pendukung dan pengajaran keterampilan;
  • Cara mempergunakan fasilitas perawatan kesehatan.
 

Diabetes Dapat Disembuhkan dengan Perencanaan Makanan

Diabetes dapat disembuhkan dengan perencanaan makanan. Biasanya pasien DM yang berusia lanjut terutama yang gemuk dapat dikendalikan hanya dengan pengaturan diet saja serta gerak badan ringan dan teratur. Perencanaan makan merupakan salah satu pilar pengelolan diabetes, meski sampai saat ini tidak ada satu pun perencanaan makan yang sesuai untuk semua pasien. Perencanaan makan harus disesuaikan menurut kebiasaan masing-masing individu. Yang dimaksud dengan karbohidrat adalah gula, tepung, serat.  

Diabetes Dapat Disembuhkan dengan Latihan Jasmani

Diabetes dapat disembuhkan dengan latihan jasmani. Kegiatan jasmani sehari – hari dan latihan jasmani teratur (3 – 4 kali seminggu selama kurang lebih 30 menit), merupakan salah satu pilar dalam pengelolaan diabetes tipe II. Latihan jasmani dapat menurunkan berat badan dan memperbaiki sensitifitas terhadap insulin sehingga akan memperbaiki kendali glukosa darah. Latihan jasmani yang dimaksud ialah jalan, bersepeda santai, jogging, berenang.

Diabetes Dapat Disembuhkan dengan Intervensi Farmakologis

Diabetes dapat disembuhkan dengan farmakologis. Apabila pengendalian diabetesnya tidak berhasil dengan pengaturan diet dan gerak badan barulah diberikan obat hipoglikemik oral. Di Indonesia umumnya OHO yang dipakai ialah Metformin 2 – 3 X 500 mg sehari. Pada pasien yang mempunyai berat badan dipertimbangkan pemberian sulfonilurea.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: majalahkesehatan.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :