Diabetes Ginjal (Gejala dan Penyebab)

Diabetes ginjal merupakan komplikasi dari penyakit diabetes yang dapat menyerang organ ginjal. Diabetes melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang penyebabnya multifaktor, ditandai dengan kadar gula darah tinggi (hiperglikemi) dan terjadi gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Gangguan metabolisme ini disebabkan karena adanya defek pada sekresi insulin, kerja insulin, maupun keduanya. Pengklasifikasian diabetes melitus oleh American Diabetes Association (ADA) 1997 dan World Health Organization (WHO) mengkategorikan penyakit tersebut menjadi diabetes melitus tipe 1, tipe 2, dan tipe lain.



diabetes ginjal
Alat cek gula darah merek GlucoDr


Diabetes melitus tipe 1 disebabkan oleh kerusakan sel beta pankreas. Adanya diabetes melitus tipe 1 dapat diidentifikasi dengan ditemukannya antibodi anti glutamic acid dehydrogenase, sel islet autoantibody, atau autoantibody insulin di dalam darah. Penderita diabetes tipe 1 selalu memerlukan insulin untuk mencegah timbulnya ketosis spontan agar tetap dapat bertahan hidup. Diabetes melitus tipe 2, yang paling sering dijumpai, ditandai dengan adanya gangguan sekresi dan kerja insulin. Hiperglikemi pada diabetes melitus tipe 2 dapat dicegah dengan menggunakan obat antihiperglikemi oral di samping modifikasi diet. Diabetes melitus tipe lain biasanya disebabkan oleh kelainan genetik atau mutasi genetik yang menyebabkan gangguan fungsi sel beta. Contoh diabetes melitus tipe lain adalah diabetes infantil dan diabetes gestasional. Diabetes melitus infantil adalah diabetes melitus yang terjadi sejak bayi , sedangkan diabetes melitus gestasional adalah gangguan toleransi glukosa yang muncul pada saat hamil.

Gejala diabetes gestasional mirip dengan diabetes melitus tipe 2. Pada tahun 2000, prevalensi DM diperkirakan 0,19% pada orang umur <20 dan 8,6% pada umur >20 tahun. Pada lansia >65 tahun prevalensi DM adalah 20,1%. Prevalensi pada pria dan wanita sama, kecuali pada usia >60 tahun lebih tinggi pria dibanding wanita.


Diabetes Ginjal (Nefropati Diabetik) 

Diabetes ginjal atau Nefropati Diabetik (ND) merupakan komplikasi penyakit diabetes melitus yang termasuk dalam komplikasi mikrovaskular, yaitu komplikasi yang terjadi pada pembuluh darah halus (kecil). Hal ini dikarenakan terjadinya kerusakan pada pembuluh darah halus di ginjal. Kerusakan pembuluh darah menimbulkan kerusakan glomerulus yang berfungsi sebagai penyaring darah. Tingginya kadar gula dalam darah akan membuat struktur ginjal berubah sehingga fungsinyapun terganggu.//   Dalam keadaan normal protein tidak tersaring dan tidak melewati glomerolus karena ukuran protein yang besar tidak dapat melewati lubang-lubang glomerulus yang kecil. Namun, karena kerusakan glomerolus, protein (albumin) dapat melewati glomerolus sehingga zat tersebut dapat ditemukan dalam urine, yang disebut dengan mikroalbuminuria.


Gejala Diabetes Ginjal 

Gejala nefropati diabetik atau diabetes ginjal dibagi menjadi beberapa tahap, yang paling sederhana adalah 3 tahap, yaitu mikroalbuminuria (berlangsung 5-15 tahun); makroalbuminuria (5-10 tahun); dan gagal ginjal terminal (3-6 tahun). Mogensen membagi diabetes ginjal menjadi 5 tahap dengan menambahkan 2 tahap sebelum mikroalbuminuria pada diabetes melitus tipe 1. Tahap pertama adalah pembesaran ginjal akibat hiperfiltrasi dan tahap kedua adalah silent stage  ekskresi albumin normal tetapi struktur glomerolus berubah.

Sekali diabetes ginjal muncul, interval antara onset hingga terjadi kerusakan ginjal terminal bervariasi antara empat sampai sepuluh tahun, dan hal ini berlaku untuk diabetes melitus tipe 1 maupun tipe 2. Penelitian di Inggris menyimpulkan bahwa faktor risiko nefropati diabetik adalah glikemia dan tekanan darah, ras, diet dan lipid, serta genetik. Selain itu, ada juga yang menyebutkan faktor risiko gagal ginjal pada penderita diabetes melitus meliputi faktor metabolik, hormon pertumbuhan dan sitokin, faktor vasoaktif, ras, diet dan lipid, genetik, dan riwayat penyakit kardiovaskuler sebelumnya.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: edukia.org



Terima kasih untuk Like/comment FB :