Diabetes itu Penyakit Apa ? (Penjelasan)

Diabetes itu Penyakit Apa ? Diabetes melitus (DM) atau yang sering disebut dengan penyakit gula atau penyakit kencing manis merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian di dunia. Berdasarkan hasil dari penelitian di Amerika Serikat diabetes melitus merupakan penyakit yang menduduki posisi keenam sebagai penyakit yang menyebabkan kematian. Diabetes itu penyakit apa ? Sebenarnya penyakit diabetes itu sendiri berkaitan dengan metabolik khususnya metabolik glukosa. Metabolik glukosa mengalami gangguan sehingga menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh meningkat.



diabetes itu penyakit apa
Alat cek gula darah merek Nesco

Penyebab Diabetes itu Penyakit Apa ?

Penyebab diabetes itu penyakit apa ? Diabetes melitus merupakan penyakit yang terjadi karena terdapatnya kelainan dalam metabolisme tubuh. Hal tersebut berkaitan dengan kerja dari hormon insulin yaitu hormon yang dihasilkan oleh pankreas yang memiliki tugas untuk melekat pada reseptor-reseptor yang ada pada dinding sel dan kemudian berfungsi untuk membuka reseptor tersebut agar dapat dimasuki oleh glukosa dan kemudian glukosa tersebut akan di ubah oleh sel-sel tubuh menjadi energi yang diperlukan oleh tubuh kita.

Jika hormon insulin tersebut tidak cukup ataupun terdapat kelainan dan gangguan pada hormon tersebut dapat menyebabkan pendistribusian glukosa ke dalam sel-sel tubuh akan terhambat sehingga glukosa tidak dapat dijadikan sebagai sumber energi. Selain itu akan terdapat timbunan glukosa yang menyebabkan kadar gula darah dalam tubuh menjadi tinggi dan akan terdapat gula dalam urin yang dikeluarkan sehingga urin tersebut akan terasa manis.

Gangguan pada hormon insulin akan menyebabkan tubuh kekurangan energi maka pada umumnya penderita diabetes akan terlihat lemas, lesu dan tidak bugar. Gejala lain yang biasanya dialami oleh penderita diabetes yaitu mudah merasa lapar, mudah merasa haus, sering buang air kecil, penglihatan tidak jelas, koordinasi gerak antar anggota tubuh terganggu, sering merasa kesemutan baik pada tangan maupun kaki, dan sering merasa gatal-gatal yang menganggu.

Akibat dari kadar gula darah yang tinggi, jika terdapat luka pada bagian tubuh akan sulit sembuh, jika tidak segera ditangani akan menyebabkan infeksi dan dihinggapi oleh bakteri dan terjadi pembusukan. Oleh karena itu tidak jarang penderita diabetes yang harus mengalami amputasi.

Penyakit diabetes melitus merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan sehingga dikatakan sebagai “penyakit seumur hidup” (lifelong disease) . Namun,  gejala dan komplikasinya dapat di minimalisir. Lalu, siapa saja yang berisiko mengalami penyakit diabetes melitus?

Berdasarkan beberapa penelitian mengatakan bahwa faktor seseorang dapat mengalami diabetes melitus adalah faktor keturunan. Jika terdapat salah satu orang tua yang menderita diabetes melitus maka anak mereka akan memiliki risiko terkena diabetes melitus sebanyak 30%. Selain itu, terdapat pula faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya diabetes melitus seperti kegemukan atau obesitas dan stress.

Maka dari itu,  bagi orang-orang yang merasa dirinya memiliki risiko mengalami diabetes melitus mulai dari sekarang dianjurkan untuk memulai pola hidup sehat seperti dengan melakukan olah raga aerobik contohnya seperti berenang dan berjalan kaki. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health menemukan bahwa dengan berjalan kaki setiap hari dapat menurunkan sekitar 30% risiko terkena diabetes melitus.

Selain itu, perlu untuk lebih selektif memilih makanan yang akan dikonsumsi. Makanlah makanan yang berserat tinggi seperti buah-buahan dan sayur-sayuran dan hindarilah makanan yang mangandung karbohidrat tinggi seperti nasi putih dan lebih baik mengganti nasi putih tersebut dengan beras merah yang memiliki kandungan karbohidrat yang jauh lebih rendah. Selain itu, kurangi memngonsumsi minuman yang manis-manis seperti yang mengandung sirup fruktosa dan pemanis buatan. Hal terakhir dan yang paling penting jangan lupa secara rutin untuk lakukan pemeriksaan kadar gula darah dalam tubuh agar kita bisa mengontrol kadar gula darah dalam tubuh kita.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: smallcrab.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :