Diabetes Kaki Bengkak dan Penyebabnya

Diabetes kaki bengkak menjadi salah satu komplikasi yang dapat dialami oleh penderita penyakit diabetes melitus. Pada penderita penyakit diabetes melitus akan timbul gejala dari penyakit tersebut yaitu berupa sering buang air kecil, sering merasa lapar sehingga sering makan, sering merasa haus sehingga sering minum, dan lain sebagainya. Kaki bengkak juga dapat menjadi tanda gejala dari adanya penyakit diabetes melitus. Diabetes kaki bengkak terjadi karena terjadinya penumpukkan cairan pada kaki penderita penyakit diabetes melitus.



diabetes kaki bengkak
Alat cek gula darah merek GlucoDr


Penyebab Diabetes Kaki Bengkak

Diabetes kaki bengkak ini juga dapat timbul sebagai akibat dari adanya luka infeksi yang biasanya terjadi pada bagian kaki penderita penyakit diabetes melitus. Pada penderita penyakit diabetes melitus yang bersifat kronis akan mengalami beberapa komplikasi sebagai akibat dari penyakit diabetes melitus itu sendiri. Seperti diabetes kaki bengkak, kaki menghitam, kaki luka dan lain sebagainya. Pada dasarnya komplikasi ini timbul pada penderita penyakit diabetes melitus sebagai akibat dari kerusakan saraf dan pembuluh darah.

Adanya kerusakan saraf pada penderita penyakit diabetes melitus membuat indera peraba yaitu kulit menjadi kurang peka terhadap rangsangan yang ada. Biasanya pada penderita penyakit diabetes melitus sering mengalami luka pada bagian kaki yang tidak terasa oleh dirinya sendiri. Lama kelamaan luka tersebut bila tidak diobati akan menjadi diabetes kaki bengkak, kemudian menjadi infeksi pada kaki.

Hal ini dikarenakan kadar gula darah yang tinggi pada penderita penyakit diabetes melitus, akan membuat luka yang timbul tersebut menjadi sulit untuk disembuhkan. Bahkan luka yang timbul tersebut terkena infeksi dan mudah membusuk. Apabila pembusukan luka terutama pada bagian kaki penderita penyakit diabetes melitus terjadi, maka tidak ada cara lain untuk menanganinya yaitu dengan tindakan amputasi. Amputasi merupakan tindakan operasi untuk memisahkan anggota tubuh. Tindakan amputasi ini harus dilakukan pada penderita penyakit diabetes melitus yang mengalami luka kaki membusuk karena infeksi dari luka kaki tersebut dapat menyebar ke seluruh tubuh.

Namun, sebenarnya hal ini tidak perlu dialami oleh penderita penyakit diabetes melitus bila kadar gula darahnya terkontrol dan perawatan terhadap luka dilakukan dengan baik. Apabila terdapat tanda gejala yang mengarah ke arah infeksi kaki seperti diabetes kaki bengkak maka lakukan perawatan dan penanganan sedini mungkin. Perawatan yang dilakukan harus secara berkesinambungan. Selain itu sangat penting selama melakukan perawatan diabetes kaki bengkak penderita penyakit diabetes perlu mengontrol kadar gula darahnya agar tidak terus meningkat bahkan diusahakan dapat menurun.

Cara mengkontrol kadar gula darah pada penderita penyakit diabetes melitus agar tidak terus meningkat bahkan menurun dapat dilakukan dengan cara menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dan mengkonsumsi obat-obatan penurun kadar gula darah yang tinggi. Pola hidup sehat yang dapat diterapkan antara lain mengkonsumsi makanan yang mengandung rendah lemak, rendah kalori dan memiliki indeks glikemik rendah serta berolahraga, sedangkan menurunkan kadar gula darah tinggi pada penderita penyakit diabetes melitus dengan cara mengkonsumsi obat-obatan penurun gula darah dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat hipoglikemik oral atau menyuntikkan hormon insulin. Obat hipoglikemik oral ini biasanya diberikan pada penderita penyakit diabetes melitus tipe 2. Sedangkan untuk suntikan hormon insulin diberikan pada penderita penyakit diabetes melitus tipe 1. Namun,   baik penderita penyakit diabetes tipe 1 maupun tipe 2 beresiko terhadap terjadinya diabetes kaki bengkak. Maka dari itu bagi penderita penyakit diabetes perlu mewaspadai akan adanya diabetes kaki bengkak.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: gejaladiabetes.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :