Diabetes Kering dan Basah (Gejala-gejala)

Diabetes kering merupakan sebutan masyarakat dari penyakit diabetes melitus tipe 1. Disebut dengan diabetes kering karena pada penyakit ini organ dari pankreas rusak sehingga tidak dapat memproduksi insulin. Diabetes kering ini umumnya banyak dialami oleh anak-anak sebagai akibat keturunan dari salah satu atau kedua orangtuanya yang memiliki penyakit diabetes melitus. Namun, diabetes kering ini tentunya tidak akan muncul apabila tidak didukung dengan adanya pola hidup yang tidak sehat karena bagaimanapun faktor pencetus dari timbulnya penyakit ini ialah karena adanya pola hidup yang tidak sehat.



diabetes kering
Alat cek gula darah merek Easy Touch


Pada orang yang menderita penyakit diabetes kering diharuskan melakukan pengobatan dengan pemberian insulin melalui suntikkan. Hal ini harus dilakukan untuk mendukung proses metabolisme glukosa dalam tubuhnya dan untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi.

Diabetes Kering dan Basah 

Banyak yang menganggap bahwa diabetes kering dan diabetes basah itu berbeda. Ada yang menyebut bahwa diabetes kering adalah cerminan dari diabetes tipe 1 dan diabetes basah merupakan cerminan dari diabetes tipe 2. Namun, sebenarnya keduanya merupakan hal yang sama-sama mencerminkan penyakit diabetes melitus.

Oleh karena keduanya merupakan sama-sama tergolong ke dalam penyakit diabetes mellitus maka tanda gejala dari keduanya juga sama-sama merupakan tanda gejala dari penyakit diabetes melitus. Berikut terdapat beberapa tanda gejala dari penyakit diabetes melitus di antaranya ialah:

Sering merasa haus
Adanya perasaan haus pada penderita penyakit diabetes melitus terjadi sebagai akibat dari kadar gula darah yang tinggi. Orang yang menderita penyakit diabetes melitus akan mengalami rasa haus yang berlebihan seperti orang yang mengalami dehidrasi. Hal ini akan membuat penderita melakukan buang air kecil secara terus menerus. Bahkan lebih parahnya lagi terdapat penderita yang tidak dapat menahan buang air kecil akibat seringnya buang air kecil.

Sering buang air kecil
Seperti yang telah dijelaskan di atas, sering buang air kecil dapat terjadi pada penderita penyakit diabetes melitus. Sering buang air kecil ini dapat terjadi pada malam hari.

Sering merasa lelah
Rasa lelah dapat dirasakan oleh penderita penyakit diabetes melitus. Rasa lelah ini dapat timbul karena tubuh tidak dapat mengambil energi dari glukosa sehingga tubuh akan merasakan lelah.

Pandangan mata menjadi kabur atau tidak jelas
Penglihatan yang tidak jelas ini dapat terjadi karena kadar gula darah yang tinggi membuat pembuluh darah terutama yang mengaliri bagian mata atau retina mengalami kerusakan sehingga hal ini dapat membuat terjadinya gangguan penglihatan. Gangguan penglihatan yang dikeluhkan dapat berupa penglihatan yang tidak jelas atau kabur bahkan sampai kepada kebutaan. Namun, bila penglihatan hanya bersifat tidak jelas saja belum sampai kepada kebutaan, apabila kadar gula darahnya menurun maka keluhan ini akan menghilang atau normal kembali.

Masalah kulit
Gejala yang dapat muncul lainnya ialah adanya gangguan atau masalah kulit. Masalah kulit yang dapat dialami diantaranya ialah seperti gatal-gatal, kering, dan iritasi. Untuk penyakit diabetes yang kronis, dapat terjadi luka infeksi pada kulit yang bersifat sulit untuk sembuh.

Gangguan pada gusi
Gangguan pada gusi juga berkaitan dengan kerusakan pembuluh darah pada gusi sehingga gusi dapat mengalami pembengkakan dan iritasi.

Infeksi jamur
Infeksi jamur yang dialami karena sistem kekebalan tubuh dari penderita penyakit diabetes melitus menurun sehingga mudah sekali untuk terkena infeksi terutama infeksi jamur yang sering dialami oleh wanita yang memiliki penyakit diabetes melitus.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: Gejaladiabetes.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :