Diabetes Luka dan Cara Pencegahannya

Diabetes luka dapat terjadi pada penderita penyakit diabetes melitus. Diabetes merupakan penyakit yang timbul akibat gangguan dari fungsi insulin sehingga mengakibatkan kadar gula darah meningkat. Setiap orang yang memiliki satu atau lebih faktor risiko diabetes selayaknya waspada akan kemungkinan dirinya mengidap diabetes. Para petugas kesehatan, dokter, apoteker dan petugas kesehatan lainnya pun sepatutnya memberi perhatian kepada orang-orang seperti ini dan menyarankan untuk melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengetahui kadar glukosa darahnya agar tidak terlambat memberikan bantuan penanganan. Makin cepat kondisi diabetes melitus diketahui dan ditangani, makin mudah untuk mengendalikan kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi-komplikasi yang mungkin terjadi. Diabetes seringkali muncul tanpa gejala.



diabetes luka


Alat cek gula darah merek Easy Touch


Namun demikian, ada beberapa gejala yang harus diwaspadai sebagai isyarat kemungkinan diabetes. Gejala tipikal yang sering dirasakan penderita diabetes antara lain poliuria (sering buang air kecil), polidipsia (sering haus), dan polifagia (banyak makan/mudah lapar). Selain itu, sering pula muncul keluhan penglihatan kabur, koordinasi gerak anggota tubuh terganggu, kesemutan pada tangan atau kaki, timbul gatal-gatal yang seringkali sangat mengganggu (pruritus) dan berat badan menurun tanpa sebab yang jelas.

Secara umum diabetes dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yaitu:
  • Diabetes melitus tipe 1 yang merupakan diabetes yang terjadi sebagai akibat dari kerusakan sel-sel beta pada kelenjar pankreas. Gejala yang dapat muncul dari diabetes melitus tipe 1 ini ialah penurunan berat badan, sering minum, sering buang air kecil, sring makan, cepat merasa lelah, gatal-gatal dan iritabiltas;
  • Diabetes melitus tipe 2 yang merupakan diabetes yang terjadi sebagai akibat dari resistensi insulin atau defisiensi insulin. Gejala dari diabetes melitus tipe 2 ini umumnya tidak diketahui secara pasti. Terkadang penyakit ini datang tanpa menunjukkan gejalanya. Bahkan biasanya penyakit ini baru terdiagnosa bila sudah disertai dengan komplikasi. Komplikasi yang timbul dapat berupa gangguan penglihatan, diabetes luka infeksi, diabetes luka sulit sembuh, hipertensi dan lain-lain.
 

Hindari Terjadinya Diabetes Luka

Pada penderita diabetes diharapkan untuk menghindari terjadinya diabetes luka pada anggota tubuhnya terutama pada kulit bagian luar. Karena bila terdapat diabetes luka, maka diabetes luka tersebut akan sukar untuk disembuhkan. Hal ini terjadi akibat kadar gula darah yang tinggi sehingga luka yang terjadi menjadi sulit untuk disembuhkan. Selain itu, luka yang timbul pada penderita diabetes dapat mudah terkena infeksi. Infeksi ini terjadi akibat daya tahan penderita diabetes menurun sehingga infeksi mudah terjadi pada luka. Infeksi dapat memperparah rusaknya jaringan pada area luka. Selain itu, infeksi dapat memperlambat penyembuhan luka yang ada.

Untuk menghindari diabetes luka tersebut maka disarankan kepada para penderita diabetes untuk melindungi dirinya dari segala sesuatu yang bisa membuat dia luka. Hal ini dapat dilakukan salah satunya dengan selalu menggunakan alas kaki kemanapun dia pergi karena luka yang paling berpeluang besar untuk timbul adalah luka yang terjadi pada bagian kaki.

Diabetes luka yang terjadi pada penderita diabetes dinamakan ulkus kaki diabetik. Luka ini bila dibiarkan akan menimbulkan komplikasi yang berujung pada amputasi. Maka dari itu, luka harus dirawat dengan baik dan benar agar bisa sembuh.

Prevalensi luka pada penderita diabetes berkisar 4-10%. Artinya dari 100 orang penderita diabetes yang mengalami luka pada kaki berkisar 4-10 orang. Maka untuk itu sebaiknya penderita diabetes mencegah terjadinya luka terutama pada kaki. Di samping memerlukan perawatan yang sangat hati-hati, luka pada penderita diabetes memerlukan waktu yang lama untuk sembuh.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: mediskus.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :