Diabetes Melitus dan Cara Pengobatannya

Diabetes melitus tipe III disebut juga sebagai MRDM (Malnutrition Related Diabetes melitus). Diabetes ini berkaitan dengan sindroma hiperosmoler nonkeotik, disertai dengan keadaan yang diketahui atau dicurigai dapat menyebabkan penyakit pankreatitis, kelainan hormonal, obat-obatan seperti glukokortikoid dan preparat yang mengandung estrogen penyandang diabetes. Kondisi penderita tipe III ini bergantung pada pankreas untuk menghasilkan insulin. Selama ini kebanyakan orang hanya mengetahui kondisi diabetes melitus tipe I dan II saja. Namun, sebenarnya adapula kondisi diabetes tipe III.



diabetes melitus
Alat cek gula darah merek Easy Touch


Apabila diabetes melitus tipe I disebabkan oleh keturunan dan diabetes tipe II muncul akibat gaya hidup, maka diabetes tipe III dapat diartikan sebagai gabungan dari keduanya dan dikaitkan dengan fungsi otak. Menurut penelitian tahun lalu, kombinasi ketidakmampuan pankreas dalam menghasilkan insulin (tipe I) dan kondisi tubuh yang sudah tidak merespon insulin (tipe II), bisa menyebabkan penyakit jantung, kebutaan, amputasi hingga kematian.

Jika anda pengidap diabetes tipe II dan dokter telah menyuruh untuk mengkonsumsi obat diabetes, maka obat tersebut akan membuat tubuh memproduksi lebih banyak lagi insulin karena sel tubuh tidak merespon insulin yang dihasilkan oleh tubuh. Pada kondisi tersebut, pankreas akan bekerja lebih berat secara berkelanjutan untuk menghasilkan insulin yang dapat diterima oleh sel tubuh sehingga akhirnya pankreas dapat rusak karena memproduksi lebih banyak insulin untuk asupan karbohidrat dan gula yang dikonsumsi. Jika pada akhirnya, pankreas berhenti bekerja karena beban terlalu berat maka akhirnya penderita diabetes tipe II dapat juga terkena diabetes tipe I, kondisi seperti inilah yang kemudian disebut dengan diabetes tipe III.

Penyembuhan Diabetes melitus

Pada penderita diabetes tipe I biasanya akan mengkonsumsi suplemen insulin yang mencukupi kebutuhan sehari-hari. Jika konsumsi makanan dengan kadar gula tinggi terus dilakukan, maka pengidap diabetes tipe I akan membutuhkan lebih banyak insulin setiap harinya, sebab tubuh tidak lagi merespon jumlah insulin yang dimasukkan ke dalam tubuh sebagaimana jumlah awal konsumsi. Dalam jangka panjang, sel tubuh akan menjadi resisten terhadap insulin yang otomatis membuat pengidap diabetes tipe I sekaligus menjadi pengidap diabetes tipe II yang artinya sama dengan diabetes tipe III.

Walaupun telah dijelaskan penyebab terjadinya diabetes tipe III, belum ada ahli kesehatan yang yang benar-benar yakin dengan penyebab diabetes tipe III ini sebab masih sedikit sekali penelitian yang mencoba membahasnya. Gejala diabetes tipe mellitus tipe III hampir sama dengan diabetes tipe lainnya. Namun,   biasanya diabetes tipe III ini dikaitkan dengan kehilangan memori dan gangguan fungsi otak. Bila produksi insulin dalam otak ini terhambat atau insulin tidak bekerja secara sempurna, penderitanya bisa terkena alzheimer yang berbahaya. Diabetes melitus tipe III ini memang diabetes yang menyerang otak dan tidak ada hubungannya dengan penyakit kencing manis, menurut kesimpulan sebagian peneliti.

Pada penderita penyakit diabetes melitus tipe III pengobatan yang dilakukan hampir sama dengan penyakit diabetes tipe lainnya. Tidak ada perlakukan khusus untuk penyakit diabetes ini. Semua para ahli belum merekomendasikan pengobatan yang terbaik untuk dilakukan. Namun,   terdapat faktor resiko yang dapat memunculkan penyakit ini di antaranya ialah kegemukansehingga untuk menghindari penyakit ini diperlukan menjaga berat badan agar tetap ideal. Maka dari itu sebisa mungkin kita menjaga berat badan kita agar tetap ideal dengan cara mengatur asupan makanan yang kita makan sehari-hari dan melakukan olahraga secara rutin.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: merdeka.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :