Diabetes Nefropati Penyebab Ginjal Rusak

Diabetes Nefropati merupakan komplikasi penyakit diabetes mellitus yang termasuk dalam komplikasi mikrovaskular, yaitu komplikasi yang terjadi pada pembuluh darah halus (kecil). Hal ini dikarenakan terjadi kerusakan pada pembuluh darah halus di ginjal. Kerusakan pembuluh darah menimbulkan kerusakan glomerulus yang berfungsi sebagai penyaring darah. Tingginya kadar gula dalam darah akan membuat struktur ginjal berubah sehingga fungsinyapun terganggu. Diabetes nefropati yang selanjutnya disingkat DN adalah salah satu komplikasi mikrovaskuler yang serius. Diabetes nefropati terjadi karena adanya Acute Kidney Injury (AKI), merupakan keadaan yang disebabkan oleh gangguan oksigen dan nutrisi dari nefron. Patofisiologisnya sangat kompleks, tergantung dari peranan vaskularisasi dan proses pada tubulus.



diabetes nefropati
Alat cek  gula darah merek Nesco

Diabetes Nefropati (Kerusakan Ginjal)

Diabetes nefropati adalah komplikasi mikro dan makrovaskuler dari diabetes mellitus, baik DM tipe 1 maupun DM tipe 2 dan dapat mengenai berbagai organ seperti nefropati, retinopati dan neuropati. Diabetes mellitus memperlihatkan peningkatan ekspresi angiogenic growth factor pada sejumlah jaringan akibat hiperglikemi dan iskemi jaringan.

Gejala diabetes nefropati dibagi menjadi beberapa tahap, yang paling sederhana adalah 3 tahap, yaitu mikroalbuminuria (berlangsung 5-15 th), makroalbuminuria (5-10 th), dan gagal ginjal terminal (3-6 th). Mogensen membagi diabetes nefropati menjadi 5 tahap dengan menambahkan 2 tahap sebelum mikroalbuminuria pada DM tipe 1. Tahap pertama adalah pembesaran ginjal akibat hiperfiltrasi dan tahap kedua adalah silent stage ekskresi albumin normal tetapi struktur glomerolus berubah.

Dalam keadaan normal, protein tidak tersaring dan tidak melewati glomerolus karena ukuran protein yang besar tidak dapat melewati lubang-lubang glomerulus yang kecil. Namun, karena kerusakan glomerolus, protein (albumin) dapat melewati glomerolus sehingga dapat ditemukan dalam urine yang disebut dengan mikroalbuminuria.

Perjalanan alamiah nefropati diabetik merupakan sebuah proses dengan progresivitas bertahap setiap tahun. Diabetes fase awal ditandai dengan hiperfiltrasi glomerulus dan peningkatan GFR. Hal ini berhubungan dengan peningkatan perkembangan sel dan ekspansi ginjal, yang mungkin dimediasi oleh hiperglikemia. Pengaruh genetik, lingkungan, faktor metabolik dan hemodinamik berpengaruh terhadap terjadinya proteinuria.

Selain itu, banyak faktor dilaporkan berperan dalam defektif autoregulasi di antaranya adalah VEGF (vascular endothelial growth factor) yang merupakan mitogen endotel dan faktor vasopermeabilitas potensial.

Hiperglikemia memicu terjadinya kerusakan ginjalsehingga  menimbulkan perubahan hemodinamik, metabolism, disfungsi endotel, aktivasi sel inflamasi, perubahan ekspresi factor vascular. Hiperglikemi melatarbelakangi individu dalam perkembangan mikroangiopati diabetes nefropati (DN). Perubahan menjadi diabetes nefropati ini menimbulkan gangguan turnover dinding pembuluh darah, dengan demikian mengganggu remodeling, ditandai dengan berubahnya turnover sel matriks dari organ sasaran. Kerusakan sel sasaran (common molecul) sebagai akibat dari glukotoksisitas akan mengaktifkan sitokin dan faktor mekanik.

Empat jalur abnormalitas hiperglikemik yang merupakan patogenesis terjadinya nefropati diabetes adalah:
  • Teori jalur poliol (sorbitol);
  • Teori jalur pembentukan advanced glycation end products (AGEs);
  • Teori jalur Protein kinase C (PKC);
  • Teori jalur heksosamin.

Gangguan awal pada jaringan ginjal sebagai dasar terjadinya nefropati adalah terjadinya proses hiperfiltrasi-hiperperfusi membran basal glomeruli. Gambaran histologi jaringan pada DN memperlihatkan adanya penebalan membran basal glomerulus, ekspansi mesangial glomerulus yang akhirnya menyebabkan glomerulosklerosis, hyalinosis arteri eferen serta fibrosis tubulo interstitial, dimana hal itu tampaknya berbagai faktor yang berperan dalam terjadinya kelainan tersebut. Peningkatan glukosa yang menahun (glukotoksisitas) pada penderita yang mempunyai predisposisi genetik merupakan faktor-faktor utama ditambah faktor lainnya dapat menimbulkan nefropati.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber:onlineallarticles.blogspot.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :