Diabetes Normal Dengan Pola Makan Sehat

Diabetes normal adalah kondisi yang diharapkan para penderita diabetes, kadar gula darah dari penderita mendekati nilai kadar gula darah yang normal. Diabetes normal dapat dicapai melalui beberapa cara yaitu dengan cara mengatur pola makan, berolahraga, mengonsumsi obat-obatan penurun kadar gula darah tinggi bahkan sampai pada penyuntikkan insulin. Pada masa sekarang, dari waktu ke waktu penderita diabetes mellitus terus mengalami peningkatan. Penyakit diabetes melitus tersebut dapat diderita oleh anak-anak maupun orang dewasa atau orang yang sudah lansia (lanjut usia).



diabetes normal
Alat cek gula darah merek GlucoDr
 

Cara Agar Diabetes Normal

Diabetes normal dapat dicapai dengan mengatur pola makan. Kita harus selektif dalam memilih makanan. Agar diabetes normal, penderita penyakit diabetes dapat mengonsumsi makanan yang mengandung rendah kalori dan rendah gula. Selain itu, ia juga harus melakukan olahraga secara teratur. Diabetes normal juga dapat dicapai melalui obat-obatan penurun kadar gula darah tinggi dan menyuntikkan hormon insulin.

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya kadar gula darah yang tinggi di dalam tubuh. Hal tersebut jika dibiarkan akan menyebabkan dampak yang sangat fatal terlebih lagi jika penyakit diabetes mellitus sudah mengalami komplikasi. Pada kondisi komplikasi,  penyakit diabetes mellitus susah untuk disembuhkan bahkan dunia medis mengatakan bahwa penyakit tersebut tidak dapat disembuhkan karena sampai saat ini belum ada obat yang terbukti tepat untuk mengobati penyakit diabetes mellitus. Maka dari itu penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian pada manusia di dunia.

Jenis-jenis Diabetes

Diabetes mellitus terbagi ke dalam beberapa jenis, yaitu:

Diabetes mellitus tipe 1 (IDDM = Insulin-dependent-Diabetes –Mellitus) 
Penyakit diabetes mellitus pada tipe ini terjadi karena adanya penyakit autoimun yaitu penyakit yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh malah menyerang dan menghancurkan sel-sel beta pada pankreas yang manghasilkan insulin. Terdapat dugaan bahwa penyakit ini dipicu karena faktor genetik dan lingkungan, namun sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebabnya. Dikarenakan hal tersebut, penderita penyakit diabetes mellitus tipe 1 akan mengalami kekurangan insulin atu bahkan tidak memiliki insulin. Maka dari itu, kehidupan penderita diabetes mellitus tipe 1 tergantung kepada suntikan insulin yang disuntikan ke dalam tubuhnya secara rutin.

Diabetes mellitus tipe 2 (NIDDM = Non-Insulin-dependent-Diabetes-Mellitus) 
Penderita diabetes mellitus tipe 2 kebanyakan diderita oleh orang dewasa. Biasanya yang menyebabkan seseorang terkena penyakit tersebut adalah karena adanya faktor genetik, pola hidup yang tidak sehat, kadar kolesterol tinggi dan berat badan berlebih (obesitas). Diabetes mellitus tipe 2 terjadi karena hormon insulin yang tersedia tidak cukup, maka kinerja dari hormon insulin tersebut untuk mengairkan glukosa ke sel-sel tubuh tidak optimal sehingga akan meninggalkan timbunan glukosa dalam tubuh yang menyebabkan tingginya kadar gula darah.

Diabetes melitus gestasional 
Selain diabetes mellitus tipe 1 dan tipe 2 terdapat juga diabetes mellitus gestasional yaitu tingginya kadar gula darah yang dialami pada saat kehamilan. Jika penyakit ini tidak terdiagnosa atau tidak diobati, memiliki dampak bagi bayi yang dilahirkan seperti adanya gangguan pernapasan pada bayi dan ukuran bayi sangat besar (giant size). Diabetes gestasional umumnya akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa minggu persalinan, namun penderita yang pada masa kehamilannya mengalami diabetes mellitus gestasional akan memiliki risiko yang sangat tinggi terkena penyakit diabetes mellitus tipe 2 dalam kurun waktu 5-10 tahun berikutnya.

Pradiabetes
Selain ketiga jenis diabetes mellitus yang telah dijelaskan di atas, terdapat juga jenis diabetes yang disebut dengan pradiabetes. “Pra” yang memiliki arti sebelum atau hampir dan “diabetes” yang berarti diabetes. Maka dari itu pradiabetes memiliki arti yaitu suatu kondisi yang sangat berpotensi menjadi diabetes mellitus yang ditandai dengan kadar gula darah yang terlalu tinggi untuk dianggap normal namun belum cukup tinggi untuk berada di kisaran diagnosis diabetes mellitus yang khas. Terdapatnya pradiabetes bukan hanya akan menyebabkan risiko tinggi terkena penyakit diabetes mellitus tetapi juga akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Maka dari itu, sangatlah penting untuk selalu memeriksa kadar gula darah dalam tubuh secara rutin.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber:mediskus.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :