Diabetes pada Anak (Ciri-ciri dan Gejala)

Diabetes pada anak merupakan kejadian yang cukup banyak terjadi. Selama beberapa tahun belakang ini, penyakit diabetes mellitus merupakan penyakit yang sudah tidak asing lagi didengar oleh telinga kita, karena setiap tahunnya pasti terdapat seseorang yang mengidap penyakit tersebut. Di Amerika Serikat saja penyakit diabetes mellitus merupakan sebuah penyakit yang menduduki posisi ke enam sebagai penyakit yang menyebabkan kematian. Lalu, apakah diabetes mellitus itu? Diabetes melitus ialah penyakit yang dapat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh penderitanya. Penyakit diabetes melitus ini dapat terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak.



diabetes pada anak
Alat cek gula darah merek GlucoDr

Gejala Diabetes Pada Anak

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang terjadi karena tingginya kadar gula darah dalam tubuh. Bukan hanya orang dewasa yang dapat mengidap penyakit tersebut akan tetapi anak-anak juga dapat mengalaminya sehingga pada pembahasan dibawah ini akan difokuskan pada diabetes pada anak.

Seperti yang telah kita ketahui diabetes mellitus di bagi menjadi 2 tipe, yaitu diabetes mellitus tipe 1 dan diabetes mellitus tipe 2. Diabetes mellitus tipe 1 terjadi karena ketidakmampuan pankreas untuk menghasilkan hormon insulin atau pankreas hanya menghasilkan sedikit insulin dan pada diabetes tipe ini terjadi autoimun yaitu suatu kondisi yang terjadi  sistem kekebalan tubuh akan menyerang sel yang memproduksi insulin. Pada diabetes tipe ini banyak diderita oleh anak-anak. Selain itu jika tidak terdeteksi sejak dini karena terpengaruh lingkungan dan gaya hidup yang tidak sehat akan menyebabkan peningkatan yaitu menjadi diabetes mellitus tipe 2.

Maka dari itu sangatlah penting untuk mengetahui gejala terkena diabetes sedini mungkin. Gejala diabetes pada anak yang dapat terjadi antara lain:

Sering merasa lapar 
Gejala diabetes pada anak yang pertama ialah mudah merasa lapar, hal itu dikarenakan tidak terdapatnya insulin untuk mengalirkan gula di dalam tubuh sehingga, proses ini akan menghabiskan banyak energi yang menyebabkan mereka akan mudah sekali merasa lapar.

Sering merasa haus dan sering buang air kecil 
Selain mudah merasa lapar, gejala diabetes pada anak lainnya juga akan mudah sekali merasa haus. Hal tersebut terjadi karena tingginya kadar gula darah dalam tubuh dan terjadi juga poliuria, yaitu kondisi  terjadinya peningkatan produksi urine  sehingga menyebabkan seringnya buang air kecil. Karena sering buang air kecil maka cairan dalam tubuh menjadi berkurang, hal tersebut akan menyebabkan seorang anak mudah merasa haus.

Penurunan berat badan 
Meskipun anak tersebut sering makan, namun anak-anak yang menderita diabetes mellitus akan mengalami penurunan berat badan secara drastis. Hal tersebut terjadi karena tubuh kekurangan sumber energi yang biasanya dihasilkan dari glukosa  sehingga tubuh akan mencari energi alternatif dengan memecah sel-sel lemak dan protein dalam tubuh untuk diproses sebagai energi.

Infeksi Gejala diabetes juga dapat menyebabkan infeksi organ vital pada anak-anak terutama pada anak perempuan. Hal ini juga yang dapat menyebabkan ruam popok.

Masalah perilaku
Biasanya seorang anak yang mengalami diabetes mellitus akan mengalami perubahan perilaku menjadi labil dan mudah merasa jengkel.

Masalah penglihatan 
Oleh karena kadar gula darah yang terdapat dalam tubuh tinggi, hal tersebut dapat menyebabkan cairan di dalam mata mereka menjadi tinggi pula sehingga akan menyebabkan penglihatan mereka menjadi berkurang.

Mudah merasa lelah 
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, seorang penderita diabetes akan mengalami gangguan dalam proses perubahan glukosa menjadi energi sehingga energi yang dihasilkan tidak cukup dan dapat menyebabkan mereka menjadi mudah merasa lelah.

Oleh karena itu, jika anak anda mengalami gejala-gejala yang telah dijelaskan diatas, segeralah untuk melakukan pemeriksaan ke dokter untuk menghindari gejala yang lebih parah lagi.


Oleh: Bidan Sulis
Editor: Adrie Noor
Sumber: Merdeka.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :