Diabetes Selulitis Adalah Penyakit Komplikasi

Diabetes selulitis adalah komplikasi yang dapat terjadi pada penderita penyakit diabetes melitus. Diabetes selulitis adalah gangguan yang terjadi pada kulit sebagai akibat dari kadar gula darah yang tinggi. Diabetes selulitis adalah infeksi yang dapat terjadi pada bagian kulit dan jaringan lunak yang berada di bawah kulit. Diabetes selulitis adalah penyakit yang terjadi karena bakteri yang menyerang kulit sehingga kulit mengalami infeksi dan reaksi peradangan. Raksi peradangan ini terjadi sebagai bentuk perlawanan antibodi terhadap bakteri yang menyerang kulit tersebut. Umumnya peradangan ini ditandai dengan adanya pembengkakan, kemerahan, nyeri dan atau terasa hangat pada bagian kulit.



diabetes selulitis adalah
Alat cek gula darah merek GlucoDr


Diabetes selulitis adalah penyakit kulit yang disebabkan penyakit diabetes melitus. Selulitis itu sendiri terjadi tidak hanya karena penyakit diabetes. Namun, dapat disebabkan juga oleh hal lain seperti peredaran darah yang tidak lancar, penyakit hati seperti hepatitis atau sirosis, juga gangguan kulit seperti eksim, psoriasi dan lain-lain.

Diabetes Selulitis Adalah Komplikasi Penyakit Diabetes

Diabetes selulitis adalah salah satu komplikasi yang dapat timbul dari adanya penyakit diabetes melitus. Diabetes selulitis adalah komplikasi diabetes yang dapat terjadi karena adanya cedera yang menembus kulit, benda asing di kulit, infeksi tulang di bawah kulit, infeksi yang berhubungan dengan prosedur pembedahan dan perlukaan atau lesi kulit kronis. Diabetes selulitis itu sendiri dapat timbul pada setiap bagian tubuh. Namun selulitis paling sering timbul pada daerah yang telah rusak atau meradang oleh karena sebab lain seperti luka yang terkontaminasi, cedera yang meradang dan daerah dengan sirkulasi yang buruk.

Diabetes selulitis adalah gejala yang timbul sebagai adanya komplikasi pada kulit. Selulitis itu sendiri ditandai dengan adanya pembengkakan pada kulit, kemerahan yang meluas pada kulit, sakit pada area yang membengkak, bila disentuh kulit akan terasa hangat, bila terjadi kebocoran atau luka maka akan terlihat cairan bening atau nanah, demam, juga adanya pembengkakan kelenjar getah bening pada daerah dekat selulitis.

Bagi penderita penyakit diabetes yang disertai dengan selulitis, terdapat perawatan yang dapat dilakukan di rumah untuk mengatasi selulitis tersebut. Perawatan di rumah meliputi tirah baring untuk anggota tubuh yang terkena selulitis, memposisikan area tubuh yang terkena selulitih pada posisi yang tinggi untuk mengurangi terjadinya pembengkakan dan membuat nyaman, dan bisa pula dengan mengkonsumsi obat pereda nyeri dan demam seperti parasetamol atau ibuprofen.

Adapun perawatan medis yang dapat dilakukan pada selulitis pemberian antibiotik yaitu hingga maksimal 10 hari. Pasien diabetes selulitis ini biasanya dirawat jalan karena selulitis yang terjadi biasanya tidak akan mengancam jiwa.

Dalam melakukan perawatan selulitis pada penderita penyakit diabetes melitus, sangat penting juga untuk selalu memantau kadar gula darah yang dimiliki dengan alat cek diabetes. Diusahakan dalam melakukan perawatan selulitis, kadar gula darah yang dimiliki harus diusahakan agar tidak meningkat bahkan diusahakan menurun. Penurunan kadar gula darah yang tinggi pada penderita penyakit diabetes melitus dapat membantu mempercepat proses penyembuhan selulitis dan penyakit diabetes melitus itu sendiri sehingga bila terdapat luka yang timbul sebagai selulitis akan mudah mengering atau sembuh karena kadar gula darahnya menurun. Maka dari itu, di samping  mengonsumsi obat-obatan untuk selulitis, diperlukan juga mengonsumsi obat-obatan untuk penyakit diabetes melitus agar kadar gula darah yang dimiliki mendekati nilai kadar gula darah yang normal sehingga dapat mencegah pada komplikasi penyakit diabetes melitus yang lebih berat lagi.


Oleh: Bidan Esi
Editor: Adrie Noor
Daftar Pustaka: mediskus.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :