Diabetes Tipe 3 dan Bahayanya Bagi Tubuh

Diabetes tipe 3 disebut juga dengan malnutrition related diabetes mellitus atau penyakit yang terjadi karena kerusakan pankreas akibat kurang gizi. Diabetes tipe 3 ini sering dihubungkan dengan kerusakan otak. Gejala dari diabetes tipe 3 yang dapat muncul tidak berbeda jauh dengan gejala penyakit diabetes melitus pada umumnya. Gejala yang dimaksud di antaranya ialah sering buang air kecil terutama pada waktu malam hari, sering merasa haus dan lapar, sering merasa cepat lelah, berat badan yang menurun drastis, sering merasa kesemutan pada jari tangan dan kaki, sering mengalami gatal-gatal pada kulit, penglihatan tidak jelas atau kabur dan berubah-ubah, penurunan gairah seksual dan terdapat luka yang sulit sembuh.



diabetes tipe 3
Alat cek gula darah merek GlucoDr

Bahaya Diabetes Tipe 3

Diabetes tipe 3 sebenarnya masih tergolong ke dalam penyakit diabetes melitus yang baru ditemukan. Para ahli di US percaya bahwa mereka telah menemukan tipe baru diabetes setelah menemukan bahwa insulin juga diproduksi di otak dan dapat meningkatkan risiko terhadap penyakit Alzheimer’s. Penelitian yang dilakukan oleh Suzanne de la Monde bersama rekannya seorang professor di bidang patologi di Brown Medical Schoolini menemukan hubungan antara penyakit diabetes dan Alzheimer. Suzanne mengemukakan bahwa insulin yang diproduksi dalam otak, dibutuhkan tubuh untuk kelangsungan hidup sel-sel otak. Bila jumlahnya kurang, maka sel-sel otak pun akan mengalami degenerasi dan akhirnya memicu timbulnya penyakit Alzheimer. Hasil penelitian ini diperkuat lagi dengan dilakukannya penelitian pada jaringan otak dari mayat yang sebelumnya telah di diagnosa menderita penyakit Alzheimer. Hasilnya jumlah insulin dan IGF I berkurang di daerah cortex, hippocampus, dan hipotalamus.

Sama halnya dengan penyakit diabetes melitus tipe lainnya, diabetes tipe 3 tergolong penyakit yang berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi. Penyakit diabetes tipe 3 menjadi ancaman bagi kita karena komplikasi yang dapat terjadi tergolong ke dalam komplikasi yang berat. Berikut terdapat beberapa bahaya atau komplikasi dari diabetes tipe 3, di antaranya ialah:

Kebutaan
Kebutaan dapat terjadi sebagai akibat dari kadar gula darah yang tinggi dalam tubuh. Kebutaan menjadi salah satu komplikasi utama yang dapat terjadi pada penderita penyakit diabetes melitus dengan usia 20 sampai dengan 74 tahun.

Amputasi
Tindakan amputasi biasanya dilakukan untuk memisahkan anggota tubuh karena salah satunya mengalami kerusakan sehingga harus dipisahkan. Amputasi pada penderita penyakit diabetes melitus tergolong ke dalam resiko yang paling besar. Biasanya resiko amputasi akan dialami pada bagian tungkai. Amputasi tungkai ini kejadiannya 15 sampai dengan 40 kali lebih besar dilakukan oleh penderita penyakit diabetes dibandingkan dengan orang yang tidak menderita penyakit diabetes.

Penyakit gigi
Pada penderita penyakit diabetes tipe 3 juga akan mengalami gangguan pada giginya. Hal ini dinamakan dengan periodental. Periodental ialah suatu keadaan jarak antara gigi dengan gusi dapat bergeser hingga 5 mm atau lebih dari 5 mm.

Penyakit jantung dan stroke
Pada penderita penyakit diabetes memiliki resiko 2 sampai dengan 4 kali untuk mengidap penyakit jantung dan stroke yang merupakan penyebab utama kematian dari penderita penyakit diabetes melitus.

Kerusakan ginjal
Kerusakan ginjal dapat terjadi pada penderita penyakit diabetes melitus, bahkan 43 % kasus kerusakan ginjal baru di sebabkan adanya penyakit diabetes melitus pada orang tersebut.

Kerusakan saraf
Kerusakan saraf atau neuropati akan dialami oleh penderita penyakit diabetes kronik. Bahkan kerusakan saraf ini terjadi pada 60-70 % penderita penyakit diabetes melitus. Hal inilah yang merupakan faktor pencetus penderita penyakit diabetes melitus untuk diamputasi pada bagian kakinya.


Oleh: Bidan Esi
Editor: Adrie Noor
Daftar Pustaka: kompas.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :