Luka Diabetes (Standar Cara Perawatan)

Luka diabetes menjadi suatu hal yang menakutkan untuk dialami oleh penderita penaykit diabetes melitus. Luka dari diabetes ini umumnya mudah mengalami infeksi  sehingga sangat sulit sekali untuk sembuh. Apabila luka diabetes tersebut telah mengalami infeksi maka kemungkinan besar bagian tubuh yang terkena luka tersebut harus diamputasi. Namun, terdapat cara lain agar kaki tersebut tidak perlu untuk diamputasi. Kuncinya yaitu dengan menurunkan kadar gula darah dan melakukan perawatan luka dari diabetes secara baik dan benar.



luka diabetes
Alat cek gula darah merek GlucoDr


Luka diabetes merupakan salah satu komplikasi dari penyakit diabetes melitus. Adanya luka dapat disebabkan karena jatuh ataupun tertusuk benda asing. Penderita penyakit diabetes melitus dapat merasakan tertusuk hingga menimbulkan luka tanpa mereka sadari. Soalnya pada penyakit diabetes melitus ini dapat mengalami kerusakan saraf  sehingga saraf yang ada dalam tubuh menjadi kurang peka.

Selain itu terdapat reaksi imunitas pada penderita penyakit diabetes melitus yang menyerang organ anggota tubuh tertentu sehingga, apabila terjadi luka pada penderita penyakit diabetes tersebut maka akan sangat mudah untuk mengalami infeksi. Apabila hal ini sudah terlanjur terjadi maka kemungkinan pahit yang pihak tim medis lakukan ialah amputasi.

Luka yang ada pada penderita penyakit diabetes melitus harus dirawat secara teratur dan hati-hati. Dikarenakan untuk mencegah agar luka pada penderita dapat sembuh tanpa harus dilakukan amputasi. Amputasi merupakan suatu tindakan  tim medis melakukan operasi untuk membuang anggota tubuh yang sudah tidak dapat digunakan lagi. Hal ini menyebabkan anggota tubuh yang terkena infeksi berat harus dibuang agar tidak menjalar pada anggota tubuh lainnya yang termasuk ke dalam golongan orang-orang sehat.

Perawatan Luka Diabetes

Perawatan luka diabetes umumnya tidak berbeda jauh dengan teknikperawatan luka biasa. Namun, kita perlu memberikan perlakuan yang berbeda karena luka diabetes ini mudah sekali untuk mengalami infeksi sebagai akibat dari reaksi autoimun.

Cara melakukan perawatan luka dari diabetes dilakukan dengan cara membersihkan dahulu area luka dengan menggunakan alkohol. Setelah itu, cuci bagian luka dengan menggunakan cairan NaCl. Pencucian dilakukan beserta pemijatan pada area luka diabetes untuk mengeluarkan pus atau nanah yang terkandung di dalamnya. Setelah itu, berikan obat oles jiga terdapat obat oles yang harus di oleskan pada sekitar area luka diabetes. Setelah itu tutup kembali dengan menggunakan kasa steril bila perlu.

Perawatan luka dari diabetes harus dilakukan secara rutin agar luka dapat terhindar dari infeksi. Selain itu, untuk mendukung penyembuhan luka diabetes, maka selain melakukan perawatan luka dapat juga mengonsumsi obat-obatan yang dapat menurunkan kadar gula darah di dalam tubuh. Penurunan kadar gula darah dapat membantu mempercepat terjadinya proses penyembuhan pada luka diabetes.

Sebaiknya pada penderita penyakit ini diharapkan senantiasa mampu mencegah terjadinya luka seperti dengan menggunakan alas kaki dan lain sebagainya. Apabila sudah terlanjur ada luka, maka lakukan perawatan luka sebaik mungkin dan mengonsumsi obat-obatan penurun kadar gula darah yang tinggi. Kedua hal tersebut baik obat luka diabetes dan obat penurun kadar gula darah wajib dijalankan untuk menyembuhkan luka yang terjadi pada penderita penyakit diabetes melitus. Tingginya kadar gula darah di dalam tubuh penderita penyakit diabetes melitus membuat luka dari diabetes yang dialami menjadi sangat sulit untuk sembuh. Maka dari itu, menurunkan kadar gula darah menjadi bagian penting dalam mengobati luka diabetes.


Oleh: Bidan Esi
Editor: Adrie Noor
Sumber: Microgist.blogspot.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :