Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 1 dan Tipe 2

Penatalaksanaan diabetes melitus dapat dilakukan sesuai dengan tipe atau jenis penyakit diabetes melitus yang diderita. Seperti yang kita ketahui bahwa penyakit diabetes melitus terdiri atas penyakit diabetes melitus tipe 1 dan penyakit diabetes melitus tipe 2. Penatalaksanaan diabetes melitus ini dilakukan dengan tujuan agar kadar gula darah yang tinggi dapat menurun serta mencegah terjadinya komplikasi akibat dari penyakit diabetes melitus ini. Penatalaksanaan diabetes melitus yang dilakukan dapat berupa penatalaksanaan tanpa obat dan penatalaksanaan dengan obat.


penatalaksanaan diabetes melitus
Alat cek gula darah merek Easy Touch

Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 1 dan Tipe 2

Penatalaksanaan dari diabetes melitus tipe 1 dan tipe 2 umumnya sama. Sebelum melaksanakan penatalaksanaan diabetes melitus secara farmakologis, perlu dilakukan penatalaksanaan diabetes melitus secara non farmakologis. Penatalaksanaan diabetes melitus secara non farmakologis dapat dilakukan dengan pengaturan diet dan olahraga. Apabila dalam langkah pertama ini tujuan masih belum dapat tercapai, maka dapat dikombinasikan dengan langkah berupa pemberian terapi farmakologis.

Penatalaksanaan dari diabetes melitus yang berupa penatalaksanaan farmakologis dapat berupa pemberian obat hipoglikemik oral atau obat insulin atau bisa kombinasi dari keduanya. Namun, di samping melaksanaakn terapi atau peberian obat-obatan ini, tetap pengaturan pola diet dan olahraga harus tetap dijalankan. Hal ini dilakukan dengan harapan agar penurunan kadar gula darah dalam tubuh penderita penyakit diabetes melitus dapat tercapai dengan optimal.

Penatalaksanaan diabetes melitus dengan pengaturan diet menjadi kunci keberhasilan dalam penatalaksanaan diabetes melitus. Pengaturan diet yang dimaksud disini buka mengurangi porsi makan melainkan dengan mengatur komposisi dari makanan agar makanan yang kita makan seimbang kandungan nutrisinya. Kandungan nutrisi yang diharapkan ada dalam makanan kita sehari-hari ialah karbohidrat, protein dan lemak. Tujuan melakukan diet pada penderita penyakit diabetes melitus ialah untuk mencapai dan kemudian mempertahankan kadar dari gula darah agar dapat mendekati kadar gula darah yang normal, mencapai serta dapat mempertahankan kadar lemak agar berada dalam kadar yang optimal, mencegah terjadinya komplikasi dari penyakit diabetes yang bersifat akut atau kronik, serta meningkatkan kualitas hidup. Penatalaksanaan diabetes melitus dengan pengaturan diet yang diharapkan ialah pencapaian dari hasil metabolisme yang optimal serta pencegahan dan perawatan terhadap komplikasi yang timbul.

Penatalaksanaan diabetes melitus dengan berolahraga bertujuan untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi dan menjaganya agar tetap normal. Olahraga yang dilakukan sesuai dengan kemampuan dari masing-masing individu. Tidak perlu melakukan olahraga yang berat, cukup dengan melakukan olahraga yang ringan . Namun, dapat dilakukan dengan teratur agar memberikan efek yang positif terhadap kesehatan. Olahraga yang dapat dilakukan oleh penderita penyakit diabetes melitus di antaranya ialah lari pagi, jalan santai, bersepeda, dan lain sebagainya. Olahraga yang dilakukan akan meningkatkan permintaan tubuh terhadap glukosa sehingga terjadi pula peningkatan penggunaan glukosa dan pada akhirnya kadar glukos dalam darah dapat menurun.

Selain dengan kedua hal tersebut, penatalaksanaan diabetes melitus juga dapat dilakukan dengan pemberian obat-obatan. Obat-obatan yang diberikan di antaranya ialah obat hipoglikemik oral dan insulin. Obat hipoglikemik oral pada umumnya diberikan untuk mengobati penyakit diabetes melitus tipe 2. Pengobatan dengan menggunakan obat hipoglikemik oral ini dapat dilakukan dengan memberikan satu golongan obat saja atau kombinasi dari dua jenis obat. Golongan obat yang termasuk ke dalam obat hipoglikemik oral di antaranya ialah golongan sulfonilurea, biguanida, tiazolidindion, dan lain sebagainya, sedangkan insulin merupakan obat atau hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh sebagai pengganti insulin yang diproduksi oleh tubuh.


Oleh: Bidan Sulis
Editor: Adrie Noor
Sumber: repository.usu.ac.id



Terima kasih untuk Like/comment FB :