Standart Gula Darah Berdasarkan Medis

Standart gula darah menjadi salah satu acuan dalam menentukan penyakit diabetes melitus. Ada dua cara pengukuran standart gula darah pada pemeriksaan darah untuk mengukur kadar gulanya. Cara ini meliputi pengujian dengan setrip dan meteran. Caranya yaitu pertama-tama Anda perlu memasukan jari Anda dengan jarum khusus untuk mendapatkan setetes darah. Sisi jari merupakan tempat terbaik untuk menusuk karena rasa sakitnya tidak terlalu besar. Bila Anda akan mengukur kadar gula darah beberapa kali sehari, gantilah posisinya di beberapa titik.


standart gula darah
Alat cek gula darah merek GlucoDr


Profesional medis menganjurkan agar Anda merangsang sirkulasi darah pada lokasi tusukan dengan mencubit kulit pada bagian lokasi yang ditusuk. Jagalah agar tangan bagian depan dan lengan Anda terletak di bawah jantung.

Standart Gula Darah dalam Pemeriksaan Diabetes 


a. Memeriksa dengan strip uji untuk menentukan standart gula darah 
Memeriksa dengan strip uji untuk menentukan standart gula darah dapat dilakukan dengan menusukkan jarum pada ujung jari tangan kemudian simpan tetes darahyang diperoleh pada strip uji tersebut. Strip uji mengandung senyawa kimia yang dapat mendeteksi kadar gula darah seseorang. Perlu diingat, jangan sampai jari menyentuh strip uji tersebut karena dapat memengaruhi hasil penilaian. Biarkan strip uji tersebut bereaksi yang ditandai dengan perubahan warna. Setelah strip uji tersebut berubah warna, maka langkah selanjutnya ialah mencocokkan perubahan warna pada strip uji dengan warna standar yang ada. Dari standar warna tersebut dapat diketahui kadar gula darah orang yang diperiksa tersebut. Metode yang dilakukan dalam strip uji ini ialah metode visual yang dilakukan dengan membandingkan warna pada grafik standar.

b. Menguji dengan meteran untuk menetukan standart gula darah 
Terdapat beberapa jenis meteran yang dapat digunakan untuk menguji standart gula darah. Meteran yang digunakan biasanya bersifat digital dengan menggunakan komputerisasi kecil dalam melakukan pengukuran kadar gula darah. Alat ini tergolong modern dan lebih praktis penggunaanya dibandingkan dengan menggunakan strip uji. Hasilnya pun terlihat secara ototmatis pada layar alat tersebut tanpa harus melakukan metode visualisasi.

Ada dua cara yang lazim digunakan untuk memeriksa standart gula darah. Apakah diabetesnya terkendali atau tidak. Cara ini mencakup pengukuran glukosa darah secara berkala dan pengujian glycosylated haemoglobin.

Hasil dari pengujian itu biasanya akan menghasilkan standart gula darah dan ditafsirkan sebagai berikut:
  • Kadar gula darah 6% atau 120 mg/100 ml darah dapat dikatakan sebagai kontrol yang sangat baik;
  • Kadar gula darah 8% atau 180 mg/100 ml darah dapat dikatakan sebagai kontrol yang baik;
  • Kadar gula darah 10% atau 240 mg/100 ml darah dapat dikatakan sebagai kontrol yang buruk;
  • Kadar gula darah 13% atau 330 mg/100 ml darah dapat dikatakan sebagai kontrol yang berbahaya.
Standart gula darah dapat juga dilakukan dengan pengujian berupa tes toleransi glukosa. Dosis glukosa yang digunakan pada TTG adalah 1, 75 g/kgBB (maksimum 75 g). Glukosa tersebut diberikan secara oral (dalam 200-250 ml air) dalam jangka waktu 5 menit. Tes toleransi glukosa dilakukan setelah anak mendapat diet tinggi karbohidrat (150-200 g per hari) selama tiga hari berturut-turut dan pasien puasa semalam menjelang TTG dilakukan. Selama tiga hari sebelum TTG dilakukan, aktivitas fisik anak tidak dibatasi. Pasien dapat melakukan kegiatan rutin sehari-hari. Sampel glukosa darah diambil pada menit ke 0 (sebelum diberikan glukosa oral), 60 dan 120.

Beberapa hal perlu diperhatikan dalam melaksanakan TTG yaitu:
  • Pasien tidak sedang menderita suatu penyakit;
  • Pasien tidak sedang dalam pengobatan/minum obat-obatan yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah;
  • Jangan melakukan pemeriksaan dengan glukometer/kapiler, gunakanlah darah vena;
  • Berhubung kadar glukosa darah dapat berkurang 5 % per jam apabila dibiarkan dalam suhu kamar, maka setelah darah vena diambil dengan pengawet EDTA/heparin harus segera disimpan di lemari es;
  • Sampel darah harus segera di-sentrifus agar kadar glukosa darah tidak menurun.


Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: kadarguladarahnormal.com



Terima kasih untuk Like/comment FB :