Tanaman Obat Diabetes (Tips Kesehatan)

Tanaman obat diabetes ini bisa ditemukan di sekeliling kita dengan mudah. Berikut merupakan tanaman obat diabetes, di antaranya ialah kunyit, buah mengkudu, dan lain-lain. Tanaman obat diabetes ini terbukti ampuh dalam menurunkan kadar gula darah dan dapat mengobati penyakit diabetes melitus. Tanaman obat diabetes ini dapat kita olah menjadi ramuan atau obat tradisional yang kita buat sendiri. Umumnya tanaman obat diabetes ini diolah dengan cara direbus ataupun diblender, kemudian d peras dan diambil sari patinya. Cukup hanya satu gelas sehari untuk mengkonsumsi sari pati dari tanaman obat diabetes ini maka akan menghasilkan hasil yang optimal.



tanaman obat diabetes
Alat cek gula darah merek Nesco

Berbagai Macam Tanaman Obat Diabetes

Kunyit 
Kunyit merupakan tanaman obat diabetes karena kunyit memiliki kandungan yang baik untuk dibetes. Cara mengolah kunyit menjadi tanaman obat diabetes adalah siapkan kunyit dan 1 sendok garam, kemudian rebuslah kuyit dan garam tersebut sampai air medidih, lalu minumlah.

Buah mengkudu
Buah mengkudu memiliki kandungan proxerin yang dapat membentuk alkoid. Alkoid ini memiliki memiliki fungsi sebagai pembuka pori-pori sel sehingga nutrisi akan mudah diserap oleh tubuh. Cara mengolah buah mengkudu menjadi tanaman obat diabetes, yaitu siapkan satu buah mengkudu, lalu masukan ke dalam blender, kemudian peras airnya dan diminum.

Mahkota dewa 
Mahkota dewa bisa dijadikan obat untuk diabetes. Cara mengolahnya siapkan 3-5 potong tangkai tanaman mahkota dewa, lalu siapkan tiga lembar daun salam, kemudian rebus hingga matang dan minum.

Brotowali
Brotowali merupakan tanaman yang memiliki rasa pahit, tetapi memiliki khasiat untuk mengobati diabetes. Cara mengolahnya siapkan 10 cm brotowali dan segenggam akar papaya. Rebuslah kedua bahan tersebut hingga mendidih, setelah mendidih diamkan sebentar hingga dapat diminum.

Daun kemangi 
Daun kemangi memiliki khasiat untuk mengobati diabetes karena memiliki suatu kandungan yang dapat membantu proses sekresi insulin dalam tubuh sehingga kadar gula akan tetap stabil. Untuk menjadikan kemangi sebagai tanaman obat diabetes konsumsi saja sebagai lalapan.

Buncis
Buncis merupakan sayuran yang sering digunakan untuk teman makan. Selain itu,  juga memiliki manfaat sebagai tanaman obat diabetes. Cara mengolahnya, siapkan ½ kg buncis yang sudah dicuci bersih, kemudian rebuslah buncis tersebut dengan air sebanyak 2 gelas, lalu tunggu sampai mendidih dan minum.

 

Penyebab Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 terjadi ketika organ pankreas dalam tubuh penderita tidak memproduksi cukup insulin untuk mempertahankan gula darah normal. Diabetes tipe 2 bisa disebabkan oleh faktor -faktor seperti:

Faktor usia 
Resiko terkena diabetes tipe 2 ini bisa meningkat seiring bertambahnya usia. Umumnya menyerang seseorang di atas 40 tahun. Apalagi pada seseorang yang jarang berolahraga atau memiliki masalah kelebihan berat badan.

Faktor keturunan
Seseorang yang berasal dari keluarga yang memiliki riwayat diabetes tipe 2 maka akan berisiko tinggi terkena hal yang sama, apalagi keluarga yang memiliki riwayat penyakit ini adalah keluarga inti atau keluarga dekat.

Berat badan 
Berat badan berlebihan akan meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Lemak di sekitar perut akan meningkatkan risiko terkena diabetes. Hal tersebut dikarenakan lemak di perut dapat melepaskan senyawa kimia yang mengacaukan sistem kardiovaskuler dan metabolisme tubuh.

Faktor etnis
Umumnya etnis asia memiliki risiko tinggi terkena diabetes tipe 2.

Mengatasi Diabetes

Diabetes tipe 2 merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan, tetapi bisa dikendalikan apabila ditangani dengan baik. Berikut merupakan cara mengatasi diabetes tipe 2, di antaranya:

Gaya hidup sehat 
Perubahan gaya hidup akan membantu dalam menangani penyakit diabetes tipe 2. Perubahan gaya hidup yang dimaksud misalnya olahraga teratur, makanan sehat, dan menurunkan berat badan.

Obat-obatan penurun kadar gula 
Penderita diabetes tipe 2 memerlukan penanganan yang lebih serius sehingga harus diperiksakan ke dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat-obatan penurun kadar gula darah yang harus dikonsumsi rutin.

Pengecekan gula darah secara berkala 
Penderita diabetes dianjurkan untuk melakukan konsentrasi gula darah tiap 2-3 bulan. Pemeriksaan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui kadar gula darah dalam tubuh dan keefektifan obat yang sedang dikonsumsi.



Oleh: Bidan Rina
Editor: Adrie Noor
Sumber: Nitips.com, Alodokter.com




Terima kasih untuk Like/comment FB :