Tanda Diabetes Melitus Pada Tahap Awal

Tanda diabetes yang umumnya terjadi, di antaranya ialah sering merasa haus, sering merasa lapar, sering buang air kecil terutama di malam hari, mudah mengalami penurunan berat badan dengan cepat, sering mengalami infeksi, sering mengalami keputihan, terdapat luka atau luka memar yang sulit untuk sembuh, kulit menjadi kering atau gatal-gatal, atau bisul. Tanda diabetes tersebut apabila dibiarkan secara berlarut-larut maka dapat menyebabkan terjadinya komplikasi dari penyakit diabetes melitus. Tanda ini sebenarnya dapat dengan mudah kita kenali karena tanda diabetes tersebut sangat menunjukkan penyakit diabetes melitus.



tanda diabetes
Alat cek gula darah merek Easy Touch


Penyakit diabetes melitus dapat muncul dari adanya faktor pencetus penyakit diabetes melitus yang menyertai. Faktor pencetus penyakit diabetes melitus tersebut, di antaranya ialah infeksi, kehamilan, dan obat-obatan. Namun, meskipun demikian, pada orang dengan faktor pencetus diabetes, belumlah menjamin timbulnya penyakit diabetes. Masih mungkin bibit ini tidak menampakkan diri secara nyata sampai akhir hayatnya. Adapun faktor pencetus lainnya yang dapat menyebabkan penyakit diabetes diantaranya ialah kurang gerak atau malas, makan makanan berlebihan, kehamilan, kekurangan produksi hormon insulin, dan penyakit hormon yang kerjanya berlawanan dengan insulin

Tanda Diabetes Melitus Tahap Awal

Tanda diabetes melitus pada tahap awal dapat seringkali tidak dapat dirasakan oleh penderita penyakit ini. Namun, apabila terdapat keluhan yang mengarah pada tanda-tanda diabetes mellitus maka perlu diwaspadai bahkan perlu diperiksa kebenarannya. Berikut beberapa tanda-tanda diabetes mellitus, di antaranya ialah penurunan berat badan dan merasakan rasa lelah, sering buang air kecil, sering minum karena sering haus, gangguan saraf tepi dan kesemutan, keputihan, dan sebagainya.

Penurunan berat badan dapat menjadi tanda-tanda diabetes melitus bila terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, terdapat rasa lemah yang hebat sehingga dapat menyebabkan penurunan terhadap prestasi di sekolah. Keadaan ini dapat terjadi karena kadar glukosa yang tinggi dalam darah tidak dapat masuk ke dalam sel sehingga sel kekurangan bahan bakar untuk menghasilkan energi yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Untuk memasok energi maka tubuh akan mengambil energi dari jaringan lemak dan otot sehingga pada penderita diabetes melitus menjadi kurus.

Sering buang air kecil terutama pada waktu malam hari dapat menjadi tanda-tanda diabetes melitus. Selain itu, tanda-tanda diabetes melitus lainnya ialah banyak minum. Adanya rasa haus yang dirasakan oleh penderita penyakit diabetes melitus membuat penderita tersebut minum yang banyak. Keadaan ini justru sering disalahtafsirkan. Dikiranya sebab rasa haus ialah udara yang panas atau beban kerja yang berat. Untuk menghilangkan rasa haus itu penderita minum banyak.

Banyak makan juga menjadi tanda-tanda diabetes melitus. Hal ini terjadi sebagai akibat dari glukosa yang ada di dalam tubuh tidak dapat digunakan untuk membentuk energi sehingga penderita penyakit diabetes melitus akan terus merasa lapar walaupun dia sudah makan yang banyak.

Gangguan saraf tepi juga dapat menjadi tanda dari adanya penyakit diabetes melitus. Gangguan saraf tepi seperti kesemutan pada kaki terutama yang terjadi pada waktu malam hari akan sangat mengganggu tidur penderita penyakit diabetes melitus.

Gangguan penglihatan yang timbul sebagai tanda penyakit diabetes melitus pada tahap awal ialah adanya gangguan penglihatan yang mendorong penderita penyakit ini untuk mengganti kacamatanya berulang kali agar dia dapat melihat dengan fokus.

Gatal atau bisul dapat terjadi sebagai tanda dari adanya penyakit diabetes melitus. Gatal atau bisul yang menandakan penyakit diabetes melitus terjadi pada daerah kemaluan atau daerah lipatan kulit seperti ketiak dan di bawah payudara. Seringpula dikeluhkan timbulnya bisul dan luka yang lama sembuhya. Luka ini dapat timbul akibat hal yang sepele seperti luka lecet karena sepatu atau tertusuk peniti.


Oleh: Bidan Esi
Editor: Adrie Noor
Sumber: Mayoclinic.org



Terima kasih untuk Like/comment FB :